9 Alasan Mengapa Mainan Kayu Lebih Baik Daripada Plastik

Beberapa orang mungkin menganggap mainan kayu sudah ketinggalan jaman dibandingkan mainan dari bahan plastik yang berteknologi tinggi dan jauh lebih...

3 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Memakai MC Tempel

Beberapa tukang kayu pada skala industri rumah tangga atau bahkan pabrik menengah mungkin jarang menggunakan Moisture Content (MC) meter model tempel dalam proses mereka mengontrol kekeringan kayu.

Inilah Sebabnya Engsel pada Perabot Kayu Anda Berkarat

Keluhan terhadap engsel yang berkarat seperti pada foto di samping ini seringkali tidak bisa dilihat pada saat furniture masih baru.

Periksa Ini Sebelum Membeli Mainan Kayu Untuk Anak Anda

Banyak mainan kayu untuk anak-anak yang tersedia di pasaran dan mudah ditemukan saat ini. Ini mempermudah anda untuk menemukan mainan anak anda tanpa banyak usaha.

Solusi Pelebaran Papan tanpa Garis Alur

Menyusut, melengkung dan retak menjadi masalah utama kayu solid ketika kita ingin menggunakannya untuk bidang lebar. Oleh karena itulah dibuat papan buatan. Sering tentangkayu.com mendapat pertanyaan..

21 September 2021

Memilih Ketam Kayu dan Penggunaannya


Ketam kayu masih menjadi alat bantu manual yang diperlukan oleh tukang kayu di dalam bengkel kayu atau di pabrik besar sekalipun. Walaupun termasuk alat yang sangat sederhana, anda perlu mempertimbangkan beberapa hal penting terkait penggunaannya sebelum memilih jenis ketam kayu yang paling tepat. Ketam panjang dengan ukuran lebih dari 35 sentimeter misalnya, hanya diperlukan jika anda sudah memiliki mesin ketam (fixed/portable). Ketam kayu ukuran sedang dan kecil akan lebih bermanfaat.

Ketam kayu biasanya dibuat dari jenis kayu keras karena harus tahan gores, tahan benturan dan tidak mudah berubah bentuk oleh kelembaban kayu. Kayu Sawo cukup lazim dipakai sebagai bahan pembuat ketam kayu. Kayunya keras, seratnya padat dan tahan gores. Rosewood atau kayu Sonokeling juga menjadi kayu pilihan untuk ketam kayu, walaupun harganya akan lebih mahal karena sumber kayunya saat ini lebih terbatas.
Saat ini beberapa penjual online juga mulai menggunakan bambu sebagai bahan baku ketam kayu. Kami belum pernah mencobanya secara langsung, tetapi melihat dari kualitas pembuatan dan harga jualnya di media online, sepertinya bisa menjadi salah satu pilihan yang baik.



Lalu bagaimana menilai bahwa sebuah ketam kayu berkualitas baik?
Yang perlu anda periksa dahulu adalah kerataan sisi dasar ketam. Harus lurus dan datar tanpa lengkungan dan sempurna tanpa cacat lekukan atau retak. Ketam kayu dengan penahan pasak built-in (bukan dengan pin besi) akan lebih baik. Pilih bilah pisau dengan pingulan pada sekeliling sisi tebalnya (rounded/verstek) karena itu membantu mencegah luka pada tangan anda antara jari telunjuk dan ibu jari. Namun demikian anda bisa saja menggunakan sarung tangan untuk melindunginya.
Bagian lain seperti batang pegangan dan pasak kayu cukup mudah diperbaiki atau diganti.


Baca juga: Ketam Kayu

Pengaturan bilah pisau
Pasangkan mata pisau penebal (terdapat sekrup) dengan mata pisau utama, ujung permukaan bagian tajam pisau harus sejajar. Posisi pisau penebal sedikit lebih rendah dari mata pisau utama (sekitar 1 - 1.5 milimeter). Lalu letakkan bilah pisau ke dalam blok ketam dengan posisi bagian belakang mata pisau utama menempel di blok belakang. Posisi ini akan menempatkan kepala sekrup pada bagian atas.
Mata pisau harus agak keluar dari bagian dasar blok kayu (sekitar 0.3 - 0.5 milimeter). Ukuran tersebut menentukan ketebalan tatal dan mempengaruhi kekuatan dorong yang diperlukan. Tetapkan posisi pisau dengan pasak kayu

Mengoperasikan ketam kayu
Anda perlu praktek untuk membiasakan tangan cara memegang dan mengoperasikan ketam kayu. Jari telunjuk perlu berada di bagian samping, gunannya untuk memberi sedikit tekanan ke bawah sehingga ketam kayu akan stabil berada di atas permukaan kayu. Memegang hanya pada bagian batang pegangan akan membuat posisi ketam tidak stabil dan hasil pengetaman bisa melengkung.


Tukang kayu yang berpengalaman bahkan bisa mengoperasikannya hanya dengan satu tangan, dengan posisi pegangan yang sama.

Ingin membuat ketam kayu DIY?
Anda bisa mencobanya, dengan konstruksi yang sama pada kebanyakan unit yang dijual di pasar (satu batang kayu) atau dengan konstruksi laminasi. Cukup mudah dan bisa disesuaikan dengan selera anda.


16 September 2021

Ribuan Bangku Kayu Jati Ditarik Dari Konsumen Costco

Setidaknya 70.000 bangku kamar mandi terbuat dari kayu jati telah ditarik dari pasaran oleh sebuah peritel besar di Amerika bernama Costco karena bangku tersebut diketahui 'bisa runtuh saat digunakan' menurut 'recall notice' yang diumumkan oleh U.S. Consumer Product Safety Commission website.
Disebutkan bahwa konsumen harus segera berhenti menggunakan bangku kamar mandi yang ditarik kembali (recalled) dan mengembalikannya ke Costco untuk pengembalian dana (refund) penuh. Costco menghubungi semua pembeli secara langsung. Konsumen melaporkan 81 kejadian bangku runtuh saat digunakan atau pecah, termasuk laporan 4 orang terluka karena kejadian tersebut.

Penarikan produk furniture merupakan hal yang cukup lazim dilakukan di Amerika dan Eropa untuk perlindungan konsumen. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari kejadian tersebut, bagi Anda sebagai konsumen maupun sebagai produsen.


Yang paling penting bagi konsumen pada saat membeli furniture, apapun model dan peruntukkannya, beberapa hal berikut akan membantu anda untuk memilih furniture yang aman bagi anda dan keluarga.

Kestabilan dan Kekuatan: Artinya sebuah furniture harus bisa berdiri tegak dan kuat tidak hanya dengan beban furniture itu sendiri, tapi perlu diperkirakan dengan berat tambahan saat digunakan.
Misalnya sebuah rak laci, anda bisa lakukan test sederhana pada laci bagian paling atas dalam keadaan terbuka penuh dan ditekan ke bawah.

Celah Aman: Lebih fokus pada ukuran jari tangan manusia (terutama jari anak-anak) supaya tidak terjebak di celah tersebut. Selama tidak ada celah sebesar 7-12 mm, berarti resiko jari terjepit akan berkurang.

Sudut atau Benda Tajam: Bisa jadi pada sudut kayu atau ujung meja. Kadang pula paku atau sekrup yang tidak sepenuhnya tersembunyi di dalam kayu.

Baca juga: Mengapa Test Produk Perlu Dilakukan Sebelum Produksi

Bagi produsen atau dalam hal ini pabrik pembuat furniture, penarikan produk bisa jadi sebagai sebuah mimpi buruk karena berdampak langsung terhadap reputasi perusahaan dan finansial. Apalagi jika melalui investigasi ditemukan bahwa masalah utama berasal dari proses produksi.
Keputusan penarikan produk juga tidaklah sederhana. Peritel biasanya telah melakukan berbagai prosedur sebelum berakhir pada kesimpulan tersebut. Banyak hal yang bisa ditemukan sebagai penyebab masalah kualitas yang dilaporkan oleh konsumen. Bisa jadi kesalahan desain atau perencanaan struktur furnitur, pemilihan bahan, test awal sebelum produksi massal, atau deviasi selama produksi.
Ini menjadi salah satu tugas berat bagi pabrik kayu dan seluruh tim kerjanya menjaga seluruh proses dari awal perencanaan hingga pengiriman berjalan dengan baik dan teratur.

15 September 2021

Konversi Kayu Gergajian terhadap Ukuran Jadi


Jika anda ingin membuat beberapa buah kusen dan pintu untuk rumah baru, berapa kubik kayu balok yang perlu anda beli? Atau ketika akan memproduksi beberapa buah kursi makan, berapa kubik kayu gergajian yang perlu disediakan?

Sama halnya dengan konversi kayu log terhadap kayu gergajian, tidak 100% kayu yang kita beli bisa diolah menjadi barang ataupun ukuran jadi.

Limbah atau kayu buangan akan selalu timbul pada sebuah proses produksi, namun bagaimana kita mengolah kayu dengan lebih cermat sehingga limbah tersebut bisa diminimalkan adalah sebuah prestasi tersendiri terutama untuk mencapai efisiensi produksi. Secara umum biaya produksi untuk material terutama kayu adalah sebesar 60-75% dari keseluruhan biaya, oleh karena itu dengan menghemat pemakaian bahan dasar kayu secara baik akan memberikan kita keuntungan yang lebih baik.



Kita lihat ilustrasi berikut pada gambar:
Balok pertama (panjang 1 meter) pada saat sebelum diserut/diketam berukuran 35 x 65mm (volume 0.002275 m3). Untuk mendapatkan permukaan halus pengetaman akan mengurangi +/- 2-3 mm ketebalan pada setiap sisi pengetaman. Sehingga setelah diketam menjadi ukuran 29 x 59 mm, volume kayu menjadi 0.001711 m3.

Kubikasi tersebut setelah dikonversikan terlihat menyusut sebesar 25%, artinya volume yang tersisa hanya 75% nya saja. Konversi ini hanya pada sisi lebar dan tebal, belum diperhitungkan pada sisi panjangnya.


Pada balok dengan panjang 1 meter, untuk dipotong dengan halus dan rapi akan membutuhkan minimal 20 mm pada setiap sisi panjangnya, itupun jika tidak terdapat cacat mata kayu atau retak/pecah. Kita anggap satu sisi panjang berkualitas baik sehingga hanya diptong sepanjang 20 mm, dan sisi lainnya terdapat retak hingga harus dipotong sepanjang 50 mm. Setelah dipotong 20 + 50 mm pada setiap ujung, panjang balok tinggal 930 mm. Untuk itu volume akhir yang digunakan adalah 0.001711 x 93% = 0.001591 m3.

Hasil konversi akhir adalah 0.001591/0.002275 m3 = 70%

Dari 100% volume kayu awal, sebesar 30% telah menjadi serbuk kayu, debu dan potongan yang tidak bisa digunakan.

Rasio konversi ini tidak selalu sama pada ukuran balok yang berbeda. Jenis kayu, yang pada dasarnya juga pengaruh dari kekerasan dan kepadatan kayu juga mempengaruhi konversi volume kayu dari kayu gergajian ke ukuran jadi.

Yang lebih menarik lagi dengan mengetahui hal ini adalah apabila kita konversikan dari Log ke ukuran jadi.
Pada artikel terpisah tentang konversi log terhadap kayu gergajian adalah sekitar 58%, dan salah satu contoh konversi dari kayu gergajian ke ukuran jadi adalah 70% (ingat, konversi tersebut akan sangat bervariatif tergantung jenis kayu, ukuran log, metode pengerjaan dan hasil akhir yang diinginkan.

1 m3 log --> 0.58 m3 kayu gergajian
1 m3 kayu gergajian --> 0.70 m3 ukuran jadi, sehingga:
1 m3 log --> 0.58 m3 kayu gergajian --> (0.58 x 0.70) = 0.406 m3.

Pada praktek pengerjaan yang sebenarnya. konversi log terhadap ukuran jadi berkisar antara 20% - 35%. Pada dasarnya sangatlah sulit untuk mendapatkan rendemen di atas 35%. Berikut ini beberapa contoh dan rendemen dari beberapa jenis kayu:

Jati kelas 1 (tanpa mata, tanpa putih): 20-27%
Jati kelas 2 (ada mata, tanpa putih): 25-29%
Akasia (tanpa putih): 23-28%
Keruing: 30-35%

Baca juga: Menentukan Ukuran Kayu Gergajian

Edited (1st published at 3-Jan-2009)

12 September 2021

9 Alasan Mengapa Mainan Kayu Lebih Baik Daripada Plastik

Beberapa orang mungkin menganggap mainan kayu sudah ketinggalan jaman dibandingkan mainan dari bahan plastik yang berteknologi tinggi dan jauh lebih menarik dalam hal desain dan kreatifitas. Mainan dari bahan kayu justru sebenarnya jauh lebih baik untuk lingkungan daripada mainan dari bahan plastik, lebih aman untuk anak-anak anda dan lebih ramah dengan isi dompet karena harganya relatif lebih murah.
Paling tidak itu adalah 3 alasan utama mainan dari bahan kayu lebih baik daripada plastik.


Photo credit: Janod

Terutama untuk anak usia balita dan pra-sekolah, berikut ini 9 alasan mengapa mainan dari bahan kayu lebih baik daripada plastik:
1. Lebih Aman
Mainan kayu diproduksi dengan sangat hati-hati dan melibatkan banyak proses secara manual hingga detil. Sangat jarang terdapat bagian-bagian kecil karena sifat bahan kayu tidak bisa dipotong terlalu kecil karena akan mudah pecah atau rusak. Sementara bahan plastik dengaan mesin injeksi mampu memproduksi bagian mainan sangat kecil dan berpotensi besar terdapat bagian yang tajam.
Khususnya untuk mainan anak balita, hal ini cukup membahayakan mereka.

Baca juga: Periksa Ini Sebelum Membeli Mainan Kayu Untuk Anak Anda

2. Lebih Baik buat Lingkungan
Beberapa tahun terakhir kampanye tentang penggunaan plastik sangat gencar dilakukan di berbagai sektor. Mengurangi pemakaian semua bahan splastik ekali pakai seperti kantong plastik, botol minuman plastik, sedotan, dan gelas plastik. Lalu, mengapa tidak dengan mainan dari plastik?
Dengan bahan kayu bisa didaur ulang, dan lebih ramah lingkungan.

3. Lebih Awet
Anak-anak akan melakukan apa saja dengan mainan mereka sesuai imajinasi atau keinginan mereka walaupun tidak sesuai dengan fungsi mainan. Bahan kayu lebih kuat dan awet dibandingkan bahan plastik. Kayu lebih tahan banting daripada plastik, dan kalaupun misalnya ada bagian yang terlepas, cukup mudah untuk memperbaikinya.

4. Meningkatkan Pendidikan Awal
Mainan plastik mungkin bisa menawarkan efek suara dan lampu berkedip yang lebih menarik. Penelitian menunjukkan bahwa mainan kayu benar-benar dapat meningkatkan numerik, sastra, kesadaran spatial (kesadaran tentang ruang dan dimensi) dan kemampuan memecahkan masalah. Mainan kayu yang berbentuk teka-teki dan blok misalnya merupakan contoh mainan yang bisa meningkatkan kemampuan tersebut.
Untuk anak balita, ini membantu mereka membangun kemampuan otot motorik untuk memindahkan barang dan menyusunnya kembali. Berat mainan kayu membantu otot bergerak dan bekerja dengan baik.

5. Mendorong Bermain Lebih Kreatif
Mainan kayu dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan pendidikan mereka, juga dapat membantu mereka untuk menyulut pemikiran kreatif dan kebiasaan bermain mereka lebih baik daripada mainan dari plastik.
Misalnya mainan kuda kayu bisa memberi mereka imajinasi seperti sedang berlari melintasi hutan, atau mengelilingi kota dengan sudut-sudut jalan. Mereka bisa bermain seperti seorang arsitek luar biasa yang sedang merancang sebuah bangunan dengan berbagai balok kayu warna-warni. Atau mainan kayu mesin kopi memberi mereka imajinasi sebagai seorang Barista. Mainan kayu sederhana membantu menyulut imajinasi anak-anak dan membuat mereka berpikir di luar area mereka (out-of-the-box).



6. Menambah Keterampilan Bekerja Secara Kelompok
Ketika mereka memasuki sekolah, anak-anak diajarkan untuk bersosial dan bekerja secara kelompok bersama teman sekolah. Namun apabila sejak dini di usia balita dengan mainan kayu yang sederhana, mereka akan membutuhkan bantuan dari orangtua atau anggota keluarga lainnya untuk bermain bersama atau membangun blok kayu bersama. Ini secara tidak langsung akan membangun kebiasaan untuk bekerja bersama sejak usia dini. Dan dari usia tersebut anak-anak bisa belajar pentingnya kemampuan bersosialisasi untuk kehidupan mereka saat dewasa.

7. Biaya Lebih Murah
Secara jangka panjang, karena mainan kayu lebih awet daripada mainan plastik, uang yang perlu anda belanjakan akan lebih kecil. Bahan kayu relatif lebih kuat dan tahan banting daripada plastik, lagipula mainan kayu tidak memerlukan tambahan belanja lainnya seperti baterai atau lampu.
Dan kebanyakan mainan plastik juga lebih mahal karena proses produksinya otomatis dan memerlukan investasi mesin cukup besar bagi produsen, sehingga mereka harus menerapkan harga jual yang pantas untuk mengembalikan investasi tersebut dalam jangka waktu yang relatif cepat.

8. Mudah Menyesuaikan Saat Anak Tumbuh Besar
Jika anak anda bosan dengan mainan dengan warna natural, anda cukup dengan mengecatnya berbagai warna sehingga lebih menarik. Atau apabila mereka ingin membuat modifikasi pada mainan kayu, anda bisa dengan mudah membeli aksesori sederhana dan merakitnya sendiri sesuai yang anda inginkan. Sementara mainan dari plastik tidaklah mudah untuk dimodifikasi.

9. Tampilan Kayu Lebih Baik
Dengan jenis kayu yang baik, finishing yang sesuai, warna yang menarik membuat mainan kayu terlihat jauh lebih baik daripada plastik. Dan mainan kayu bisa dijadikan sebagai bagian dari dekorasi ruangan pada saat tidak digunakan.

06 September 2021

Bagaimana Memilih Dimensi Meja Makan Yang Tepat


Photo doc: Dining set/LINSY

Ada begitu banyak ukuran dan bentuk meja makan. Mana yang paling tepat untuk Anda? Apakah yang bentuk bundar, persegi panjang, bujursangkar, atau oval? Semuanya tergantung selera dan pengaturan ruang makan anda saat ini. Tapi selain estetika dan penampilan meja makan, satu hal yang cukup penting Anda perhatikan adalah kenyamanan saat menggunakan meja makan.

Meja makan seringkali menjadi pusat rumah. Meja makan memainkan peran penting dalam pertemuan keluarga, makan romantis atau perayaan dengan relasi dan teman-teman Anda, jadi penting sekali untuk memilih ukuran yang tepat untuk meja makan anda.
Ukuran meja makan tergantung pada berbagai faktor: berap jumlah orang yang biasanya makan bersama, berapa banyak tamu yang sering anda undang, dan ukuran ruang makan Anda.

Bentuk Apa yang Paling Ideal?
Untuk kenyamanan, setiap orang membutuhkan ruang minimal selebar 60 cm di atas meja makan, dan 40 cm di bagian depan. Dan jarak per orang di sisi kanan dan kiri masing-masing 10 cm. Dengan pertimbangan tersebut, berikut ini konfigurasi ukuran meja makan yang ideal dengan jumlah kursi yang anda butuhkan.
Ukuran ini adalah ukuran minimal, tentu saja jika anda menginginkan lebih nyaman dan tambahan area pada meja makan, anda bisa memilih ukuran meja yang sedikit lebih besar sesuai yang anda pilih di toko furniture favorit anda.

Meja persegipanjang merupakan bentuk yang paling populer dan paling efisien dalam hal penggunaan maupun produksi, terutama untuk jumlah orang yang banyak.
Bentuk meja oval bisa merujuk pada ukuran meja bentuk persegipanjang.

Konfigurasi Ukuran Meja Persegipanjang



Bentuk meja bundar atau oval memberi ruang gerak lebih banyak karena tidak terdapat sudut meja. Dan meja bundar membantu membentuk rasa lebih dekat, mendorong seluruh meja untuk berbincang lebih dekat.

Konfigurasi Ukuran Meja Bundar



Seberapa Besar Ruang Makan Anda?
Berikan ruang bebas antara meja makan dengan dinding atau kabinet terdekat lainnya. Anda perlu membuat jarak sebesar 100 cm untuk kenyamanan posisi duduk dan jalan di belakang kursi. Ingatlah bahwa kursi makan yang lebih besar akan membutuhkan lebih banyak ruang per orang, jadi jika Anda sudah memiliki kursi makan atau sedang memikirkannya, ukur seberapa lebarnya sehingga Anda tahu berapa banyak ruang yang diperlukan per orang.



Setelah anda menentukan ukuran dan bentuk meja makan, ada satu detil yang sangat bermanfaat untuk diperhatikan.
Tinggi meja makan biasanya antara 74-76 cm, dan ketinggian dudukan kursi meja makan antara 43-45 cm. Ukuran ini sangat penting untuk memberi kenyamanan dan posisi ergonomis dengan posisi makanan di depan anda. Ukuran detil lain yang tidak kalah pentingnya adalah ruang bebas antara dudukan kursi dengan bagian bawah meja (rail), untuk memberi ruang bebas pada kaki di saat duduk. Anda perlu memeriksa jarak antara dudukan kursi dengan bagian bawah meja sebesar 15-20 cm.

Biasanya produsen furniture sudah mempertimbangkan ukuran-ukuran tersebut, namun penting diperiksa apabila anda membeli meja dan kursi dari produsen yang berbeda.

Most read this week