Beberapa bagian khusus pada kursi berfungsi menahan beban dan tekanan pada saat kursi digunakan. Oleh karena itu memilih bahan baku kayu harus dilakukan secara hati-hati dan teliti. Tidak boleh asal memilih apalagi kursi adalah sebuah perabot rumah dan kantor yang sangat rentan dengan keselamatan konsumen saat pemakaian.Perlu anda ketahui bahwa sebelum membuat kursi dalam produksi massal, pabrik besar dan buyer melakukan test di laboratorium khusus agar mereka yakin bahwa kursi yang akan diproduksi nanti akan berkualitas baik dan tidak membahayakan konsumen.
Sebagai awal proses, ketika kita telah berhasil memilih bahan baku komponen kursi dengan baik berarti setengah langkah untuk membuat kursi berkualitas telah dilewati. bagi anda pada bagian pembahanan dan kontruksi sebaiknya mengetahui jenis dan bagian kayu yang baik untuk kursi sebagai berikut:
- Gunakan kayu yang keras untuk komponen bagian kaki belakang, kaki depan dan rail di bawah dudukan.
- Pilih serat yang lurus terutama untuk kaki belakang.
- Apabila anda tidak bisa menghindari mata kayu sebaiknya jangan letakkan mata kayu terlalu dekat dengan sambungan; terutama sambungan kaki belakang dengan rail apron. batasi pula ukuran mata kayu yang dipergunakan.
- Sapwood akan selalu ada pada stok kayu anda, untuk memanfaatkannya, cukup gunakan pada dudukan atau jeruji sandaran. Bagian-bagian ini tidak menahan beban besar.
- Jangan gunakan kayu berserat miring atau pendek. Hal ini beresiko komponen mudah pecah dan kursi akan patah, berbahaya bagi konsumen.
Apabila anda telah melalui proses ini dengan baik, langkah selanjutnya memilih penggunaan jenis kontruksi yang akan digunakan.

Mungkin sebaiknya kita bahas sedikit tentang bagaimana lem kayu bekerja. Yang kita maksud di sini adalah lem jenis lambat kering atau istilah awamnya adalah lem putih. Ketika kita oleskan lem ke permukaan kayu secara merata, resin lem perlahan meresap ke dalam kayu untuk membentuk ikatan dengan kayu. Kedua bidang kerja harus dilapisi lem dalam waktu bersamaan.


Sama halnya dengan kayu, rotan juga memiliki kandungan air di dalamnya. Perbedaannya dengan kayu, kandungan air di dalam rotan tidak banyak mempengaruhi penyusutan pada rotan. Dengan sifat mekanink rotan yang harus fleksibel, perubahan bentuk pada rotan tidak mempengaruhi kualitas produk.
Untuk mendapatkan kualitas kayu yang baik, berbagai cara perawatan harus dilakukan bahkan ketika kayu log masih di hutan. Bagi pabrik konsumen log, pengawasan tersebut tidak mungkin dilakukan secara menyeluruh. Pabrik hanya menerima log sesuai dengan kondisi setelah log tiba di areal penyimpanan (log yard). Namun begitu, tidak ada salahnya jika kita sebagai pembeli log memiliki sedikit pengetahuan tentang bagaimana mencegah kerusakan log terutama saat pengangkutan.
Dipping (celup)
Sebelum menentukan jenis bahan finishing, kita perlu melihat dan menentukan hasil seperti apakah yang kita inginkan. Dengan kata lain alasan mana yang paling menjadi prioritas kita menerapkan finishing pada sebuah produk kayu. Apakah (1) keawetan, (2) estetika, (3) kemudahan aplikasi, (4) biaya atau (5) lingkungan ?
Di dalam gudang penumpukan, kayu gergajian seharusnya dikategorikan sesuai jenis kayu dan ukuran. Ukuran yang sama diletakkan pada tumpukan kayu yang sama dan buat tumpukan lain untuk ukuran yang berbeda, baik itu ukuran tebal, panjang ataupun lebar. Ukuran tebal sebagai prioritas utama kategori. Hal ini juga berlaku untuk penumpukan di dalam ruang pengeringan kayu (Kiln Dry Chamber).
Apa yang bisa kita dilakukan dengan limbah gergajian atau serpihan kayu dari hasil kerja mesin di ruang produksi? Tidak mudah sebenarnya menjawab pertanyaan tersebut. Limbah serbuk gergaji dan potongan kayu mencakup lebih dari 50% dari total volume kayu yang masuk ke pabrik furniture. Sebagai contoh apabila sebuah pabrik setiap tahunnya membeli kayu log sebesar 3.000 M3, berarti serbuk gergaji yang dihasilkan setiap tahunnya adalah sekitar 780 M3!


Vinir tersebut disusun secara melintang serat untuk mendapatkan kestabilan dan kekuatan menahan penyusutan kayu. Lalu beberapa lembaran tersebut dilapisi lem dan dipres dibawah tekanan yang besar.



Berkepala besi, bagian depan berbentuk kotak biasa dan bagian belakang berbentuk bulat seperti bola. Fungsi utama martil ini untuk memasukkan paku, bagian belakang berfungsi untuk memasukkan kepala paku lebih ke dalam permukaan kayu pada konstruksi bangunan. Namun fungsi lain juga bisa sebagai pelurus batang baku yang bengkok.




Medium Density Board (MDF) dibuat untuk menutupi beberapa kelemahan plywood yang permukaannya kurang halus, mudah retak dan pecah pada ukuran lebar yang terlalu kecil dan hasil potongan yang kasar. Bahan MDF sangat halus pada permukaan dan ikatan-iktan antar materialnya sangat kuat. Hanya satu kelemahannya dibandingkan dengan plywood adalah hilangnya motif kayu pada permukaan.
Beberapa hari yang lalu saya kunjungi satu pabrik kayu yang memproduksi furniture outdoor menggunakan kayu jati. Ada satu rutinitas mereka yang mengilhami saya menulis artikel ini. Pada beberapa puluh kubik meter tumpukan kayu gergajian jati, semua penampang kayu jati tersebut dilumuri dengan lapisan lilin. Mungkin anda pernah melihat hal yang sama dan bertanya-tanya mengapa mereka melakukan itu?
Salah satu alternatif konstruksi kayu yang cepat dan mudah. Teknologi mesin untuk membuat konstruksi inipun memberi kemudahan bagi pabrik untuk memilih jenis konstruksi ini. Beberapa prinsip dasar pengaturan konstruksi dowel kayu hampir sama dengan 

Kekuatan Tekan



Beberapa teknik tertentu memang dibutuhkan untuk mengasah mata gergaji menjadi gergaji yang tajam dan baik. Mengasah gergaji tidak sekedar membuat semua jajaran mata gergaji menjadi lebih runcing akan tetapi kita perlu perhatikan beberapa detail yang akan sangat besar pengaruhnya untuk kemudahan menggunakan gergaji tangan.

Berdasarkan cara aplikasinya kita bisa bedakan lem menjadi dua jenis yaitu lem kering cepat dan kering lambat. Lem dengan waktu pengeringan cepat diaplikasikan pada benda kerja dan harus menunggu sampai permukaan bidang yang dilumuri lem mengering baru kedua komponen disambungkan. Jenis lem yang lain diaplikasikan sebaliknya, lem harus masih dalam keadaan basah ketika dua komponen dihubungkan.
Alat ini sangat efektif membantu kita dalam berbagai jenis pekerjaan kayu. Dari mulai penggergajian, pengaluran, perakitan hingga proses pemasangan perlengkapan perabot (hardware). Bentuknya bisa bermacam-macam sesuai kebutuhan. Inti dari penggunaan klem adalah untuk mengikat benda kerja selama kita butuhkan dalam keadaan yang stabil dan kuat.
Membuat lubang alur sepanjang kayu akan sangat baik apabila posisi kayu stabil sehingga alur memiliki lebar dan kedalaman yang sama.
Apa sebenarnya yang disebut dengan plywood? Dalam bahasa Indonesia disebut kayu lapis dan dalam bahasa sehari-hari para tukang kayu awam menyebutnya tripleks, walaupun sebenarnya lebih dari 3 lapisan. Di instansi pendidikan lain menyebutnya sebagai multipleks yang berarti beberapa lapisan.

