Anda Harus Mengerti 2 Standar ASTM Ini Saat Mengekspor Kabinet Kayu ke Amerika

Di dalam proses desain & produksi kabinet kayu, sangat penting untuk menjadikan keselamatan konsumen sebagai bagian utama pada perencanaan produk, terutama jika produk tersebut akan dikirim untuk pasar Amerika Serikat dan Kanada.
Dengan mempedulikan keselamatan pengguna yang berinteraksi dengan furnitur di rumah mereka, terutama keselamatan anak-anak, berarti sebagai produsen furnitur juga peduli dengan kesejahteraan konsumen.


Ilustrasi anak mencoba membuka lemari laci (IKEA)

Pengujian produk furnitur untuk konsumen di Amerika dikenal dengan nama ASTM (the American Society for Testing and Materials), dan ada 2 standar penting yang harus Anda ketahui dan pahami saat mengekspor kabinet kayu ke pasar Amerika.

ASTM F2057
Standar ini mencakup produk kabinet yang biasanya berfungsi untuk menyimpan pakaian seperti lemari pakaian, meja rias atau lemari berlaci dengan ketinggian 69 sentimeter atau lebih. Standar tersebut dimaksudkan untuk mengurangi cedera dan bahkan risiko kematian yang terkait dengan masalah tip-over atau lemari yang terjungkir.

Standar ini diperkenalkan pada tahun 2000 dan telah diperbarui beberapa kali sejak saat itu. Semua jenis furnitur yang memiliki risiko terjungkir karena tidak stabil harus ditinjau dan dirancang untuk lulus persyaratan pengujian versi terbaru saat ini, yaitu ASTM F2057-19.



ASTM F3096
Standar ASTM F3096 membahas penggunaan penahan ujung atau perlengkapan hardware tambahan untuk menahan kabinet tidak mudah bergerak atau dipindahkan tanpa menggunakan alat khusus.

Untuk bisa melewati kedua standar tersebut, furnitur yang diproduksi harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

1. Bisa melewati 2 tes kestabilan furnitur dengan hasil PASS.
Tes pertama adalah bahwa unit penyimpanan pakaian tidak terbalik ketika semua pintu (jika ada) dibuka selebar 90 derajat dan semua laci dibuka hingga "berhenti", atau, jika tidak ada "berhenti", pintu atau laci harus dibuka dua pertiga dari panjang laci atau pintu.

Tes kedua mengharuskan produk tidak terbalik atau terjungkir ketika setiap laci dibuka secara individual ke posisi "berhenti", dan beban sebesar 22,6 kilogram (sekitar 50 pon) diterapkan pada bagian depan laci. Untuk pintu, beban diterapkan pada bagian tepi luar pintu.


Ilustrasi beban pada laci saat pengujian (IKEA)

2. Produk kabinet harus memiliki label atau stiker peringatan permanen.
Label harus ditempelkan di tempat yang mudah dilihat saat produk sedang digunakan (Kebanyakan produsen memilih bagian dalam laci paling atas). Untuk furnitur kamar tidur yang dirancang untuk menampung televisi – biasanya disebut “chest media” – memerlukan label peringatan terpisah.


3. Perlengkapan hardware untuk menahan kabinet terjungkal tersedia pada setiap item furnitur.
Dan petunjuk atau manual tentang cara memasang penahan juga harus disertakan di dalamnya.


Penting bagi anda yang memiliki jenis furnitur seperti yang telah dijelaskan di atas untuk membiasakan diri dengan rekomendasi berikut:
  • Furnitur yang dilengkapi dengan hardware penahan ujung harus dipasang ke dinding sesuai dengan instruksi.
  • Selalu letakkan benda yang paling berat pada laci paling bawah, misalnya buku tebal.
  • Jangan pernah meletakkan TV atau benda berat di atas furnitur yang tidak dirancang sebagai rak TV.
  • Jangan biarkan anak-anak memanjat atau bergantung pada laci, pintu, atau rak.


Eko HIDAYAT

Profesional dalam industri kayu dan bisnis terkait furniture. Founder tentangkayu.com

Post a Comment

Previous Post Next Post