Metode Aplikasi Finishing - Spraying

Gb.1 Menunjukkan posisi semprot yang tidak benar, terlalu miring terhadap benda kerja.

Aplikasi finishing menggunakan cara semprot dengan alat spray gun merupakan metode yang paling umum dan banyak dipakai di kebanyakan industri furniture kayu saat ini. Tidak begitu banyak alasan kecuali kualitas hasil akhir dan biaya peralatan yang tidak terlalu mahal.

Selain itu pula didukung banyaknya jenis bahan finishing saat ini di pasaran yang memang dibuat dan disesuaikan untuk aplikasi spraying. Hampir semua jenis melamine, Nitro Cellulose (NC), PolyUrethane (PU) dan bahkan jenis oil juga sangat efektif menggunakan metode ini.

Alat kerja
Kompressor, selang angin dan spray gun sebagai alat kerja pokok untuk aplikasi finishing metode spraying. Setelah itu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan leih sempurna, akan diperlukan tambahan peralatan misalnya:

1. Spraybooth: Sebuah bidang penghisap yang terletak di depan aplikator berfungsi untuk menyerap 'overspray' dan debu agar tidak menempel pada benda kerja. Fungsi utamanya adalah agar percikan-percikan partikel finishing dan debu bergerak menjauhi benda kerja yang sedang disemprot. Partikel-partikel tersebut bisa mengakibatkan cacat gelembung dan kasar pada permukaan finishing.
Model spraybooth bisa berupa aliran air + penghisap udara sehingga partikel 'overspray' bisa langsung menempel pada air. Ada juga yang hanya aliran udara (tanpa air).

2. Hanging Conveyor: Alat bantu berupa rel panjang (hingga 1000 m') dengan gantungan pada setiap 30-50cm dan digantung di plafon pabrik. Alat ini berfungsi untuk menggantungkan benda kerja yang relatif kecil sehingga operator finishing tidak perlu memegang benda kerja. Keuntungan alat bantu ini adalah agar seluruh permukaan benda kerja bisa terlapisi bahan finishing sekaligus tanpa harus menunggu bagian yang lain mengering. Dengan jumlah gantungan yang cukup banyak, alat ini juga bisa berfungsi sebagai storage pengeringan.

3. Table Conveyor: Beberapa meja kerja yang bisa berputar 360 derajat dan tersusun seperti kereta di atas rel di area finishing. Alat bantu ini memerlukan area finishing yang luas. Kelebihan alat ini adalah memberikan posisi yang baik bagi operator untuk melakukan finishing pada bidang lebar karena posisi benda kerja akan fleksibel diputar dan tidak mudah terjatuh.


Sudut Semprot
Untuk mendapatkan hasil semprot yang lebih baik akan sangat menguntungkan apabila kita perhatikan sudut dan pengaturan spray gun.
Untuk bidang yang lebar, sebaiknya diatur agar sudut semprot lebih lebar sehingga bahan finishing bisa rata. Posisi spray gun juga sebaiknya tegak lurus dengan bidang kerja agar tidak terjadi penumpukkan bahan finishing pada satu area tertentu. Posisi semprot yang tidak tegak lurus akan mudah terlihat pada saat anda melakukan proses pewarnaan. pada sisi tertentu akan terlihat lebih gelap daripada sisi lainnya.



Untuk bidang yang sempit misalnya sisi tebal papan samping, kaki meja atau permukaan kecil lainnya, spray gun bisa diatur agar sudut semprot lebih kecil sehingga tidak banyak bahan finishing yang terbuang.

Overlap
Perlu diperhatikan terutama pada proses aplikasi permukaan lebar. Overlap artinya proses pengulangan atau penumpukkan semprota. Dengan sudut semprot yang sudah diatur, untuk bidang di sebelahnya lebih baik sudut semprot juga dikenakan sekitar 10-15% area semprot sebelumnya sehingga pada area tersebut mendapatkan kualitas permukaan yang sama dengan bagian tengahnya.


Health & Safety
jangan lupa untuk melengkapi diri anda ataupun operator finishing spray dengan perlengkapan pengaman pribadi yang sesuai misalnya masker/respirator, kaus tangan, sepatu dan material safety data sheet.

0 comments:

Post a Comment