Engsel Sendok Sesuai Posisi Pintu

Salah satu kemudahan menggunakan engsel sendok yaitu posisi pintu terhadap dinding sampingnya. Terdapat 3 kemungkinan yang anda bisa lakukan, yaitu pintu dalam, pintu luar dan pintu di tengah. Dua posisi pertama bisa anda lakukan dengan engsel kupu-kupu dan engsel piano, namun posisi ketiga agak sulit. Anda perlu menambah satu batang kayu di antara kedua pintu agar engsel-engsel tersebut dapat diaplikasikan.

Engsel Bengkok
Digunakan untuk pintu dalam, artinya permukaan pintu ketika tertutup akan sama rata dengan sisi tebal dinding samping kabinet sehingga sisi tebal dinding kabinet akan terlihat. Untuk posisi ini anda perlu menggunakan tipe engsel sendok dengan bukaan sudut 110° - 125°.
Bagian penting pada waktu penyetelan pintu dalam adalah lokasi kaki/sepatu engsel. Walaupun demikian ini tidak akan menjadi masalah besar karena engsel bisa diatur apabila posisi tidak tepat.

Engsel Lurus
Sesuai untuk pintu Luar. Pada hasil akhir pemasangan hanya bagian pintu yang nampak dari luar. Sisi tebal dinding samping tertutup oleh daun pintu. Proses pemasangan hampir sama, jarak lubang dan titik sekrup pada pintu tidak berubah. Yang berbeda adalah ukuran pintu.

Engsel 1/2 Bengkok
Dipakai untuk pintu yang hanya menutupi setengah ketebalan dinding kabinet. Yang dimaksud di sini adalah adanya pertemuan 2 pintu pada satu dinding kabinet. Berarti akan ada celah di antara pintu, di depan sisi tebal dinding kabinet. Lokasi pintu prinsipnya berada di luar namun hanya setengah dari ketebalan dinding kabinet.
Pada dasarnya anda bisa menggunakan engsel sendok LURUS (edited) untuk semua jenis pintu. Konstruksi bisa diakali dengan menambahkan klos kayu atau bahan lain untuk membuat posisi pintu lebih dalam. Namun cara ini tidak direkomendasikan karena dari segi estetika kurang menguntungkan.

0 comments:

Post a Comment