Wood Density, Kekerasan Kayu

Dua hal utama yang mempengaruhi perbedaan berat kayu adalah kekerasan kayu dan moisture content (MC). Semakin tinggi ukuran MC akan semakin tinggi berat kayu. Kekerasan kayu atau 'density' diukur dalam satuan kg/m3. Rata-rata kekerasan kayu yang ada adalah sekitar 320 - 720 kg/M3. Ada beberapa jenis kayu yang sangat lunak hingga 160 kg/m3 dan paling tinggi kekerasan kayu pada level 1.000 kg/m3.

Semua ukuran kekerasan kayu tersebut diukur pada level MC sekitar 12%.

Menghitung Wood Density:
Ukuran kayu: 500mm x 80mm x 25mm = 0.001 M3
Berat kayu: 0.6 kg




Berarti Density kayu adalah 0.6 kg : 0.001 M3 = 600 kgs/M3

Beberapa jenis kayu dan kekerasannya:



Jenis kayu dengan density yang tinggi berarti lebih keras akan tetapi belum tentu lebih sulit diproses dengan mesin. Yang akan menjadi masalah adalah ketika proses pengamplasan, kayu dengan density tinggi akan lebih cepat menghabiskan permukaan amplas dan pengurangan harus dengan ketebalan yang relatif kecil untuk mengurangi beban mesin.
Kemudahan mengerjakan kayu dengan density tinggi adalah pada waktu finishing terutama finishing yang menggunakan warna solid. Kayu density tinggi tidak menyerap terlalu banyak material finishing sehingga dalam beberapa lapis sudah bisa menutup permukaan serat kayu dengan warna solid seperti yang diinginkan.

5 comments:

  1. kalau density kayu gemilina(jabon) masuk range berapa ya?

    ReplyDelete
  2. Saya mau menanyakan tentang bagaimana cara mengukur kekerasan kayu? menggunakan alat apa?

    ReplyDelete
  3. Bukankah ulasan di atas sudah menjelaskan cara menghitung density kayu..? Alat yg diperlukan ya berarti timbangan sama meteran...

    ReplyDelete
  4. mau tanya..
    densitas mana yang lebih besar kayu yang telah dijadikan arang atau kayu utuh?

    ReplyDelete
  5. cara menghitungnya bisa di perjelas lagi ?

    ReplyDelete