Aplikasi Finishing Kayu Saat Ini

Dipping (celup)
Lebih dikenal juga dengan istilah perendaman. Bahan finishing diletakkan dalam suatu bejana/tangki kemudian benda kerja dicelupkan ke dalam tangki tersebut. Proses in bertujuan agar seluruh permukaan benda kerja, terutama pada bagian sudut & tersembunyi bisa terlapisi bahan finishing.
Bahan finishing yang bisa diaplikasikan dengan cara ini adalah oil. Aplikasi ini me(ng)konsumsi material cukup banyak karena penguapan.

Wiping (pemolesan dengan kain)
Proses ini sebaiknya tidak dipakai sebagai proses awal/dasar. Walaupun demikian beberapa bahan finishing tertentu hanya bisa diaplikasikan dengan cara ini, misalnya politur. Kualitas permukaan lebih baik dari proses celup tapi membutuhkan waktu lebih lama.

Brush (kuas)
Sebuah cara paling murah dan mudah di antara yang lain. Hanya saja kita harus hati-hati dalam memilih kuas yang berkualitas. Bahan finishing yang cocok untuk cara ini termasuk cat, varnish dan pewarna. Sebagaimana ujung kuas, hasil permukaan finishing tidak sehalus dan serata aplikasi spray atau poles.

Spray (semprot)
Membutuhkan beberapa alat tambahan khusus tapi tidak terlalu mahal. Alat utama yang diperlukan adalah kompressor untuk membuat tekanan udara dan spray gun, suatu alat untuk menyemprotkan bahan finishing bersamaan dengan udara bertekanan ke bidang kerja. Dengan pengaturan tertentu pada kekuatan tekanan, jumlah material yang disemprotkan, cara ini menghasilkan bidang permukaan yang sangat baik, halus dan cepat.
Saat ini metode spray menjadi dasar dari hampir semua jenis bahan finishing lacquer dengan berbagai variasi jenis alat semprot (sprayer), dari yang manual hingga otomatis.
Proses yang bisa dilakukan dengan cara spray meliputi lapisan dasar, pewarnaan (lapisan kedua) hingga lapisan akhir.

Shower (curah)
Metode ini diimplementasikan pada mesin finishing curtain (tirai) yang mana bahan finishing dicurahkan ke permukaan benda kerja dengan volume dan kecepatan tertentu sehingga membentuk lapisan tipis di atas permukaan benda kerja. Cara pengeringannya tergantung bahan finishing yang digunakan. Kebanyakan digunakan oleh pabrik flooring (parket) atau furniture indoor lainnya yang memakai papan buatan.

Rolling

Hampir sama dengan roller yang kita pakai untuk mengecat tembok, tapi bukan itu yang dimaksud di sini. Alat aplikasi sebagai sebuah mesin roller yang seluruh permukaannya terbalut dengan bahan finishing cair dan benda kerja (papan) mengalir di bawahnya. bagi anda yang belum pernah melihat mesin ini, anda bisa membayangkan cara kerjanya seperti pada mesin pemeras minuman tebu (sugar cane). Hanya roller bagian atas yang terbalut dengan bahan finishing, sedangkan roller bagian bawah hanya berfungsi untuk mengalirkan benda klerja ke dalam mesin.
Jenis bahan finishing yang digunakan adalah UV lacquer, melamine, NC lacquer. Saya belum memiliki informasi apakah saat ini waterbase lacquer juga bisa diaplikasikan dengan cara ini.

Dari sedikit penjelasan di atas, sekarang anda bisa memilih jenis bahan finishing apa yang paling tepat untuk produk anda dan sesuai dengan peralatan yang anda miliki.

0 comments :

Tuliskan pendapat anda...