Pelurusan atau Pembengkokan Bambu


Dari cara tumbuh dan arah tumbuh bambu, rata-rata batang bambu berbentuk lurus namun batang penampangnya tidak sepenuhnya berada dalam satu garis. Sedangkan dalam pembuatan furniture dari bambu membutuhkan batang yang lurus dan juga batang melengkung tergantung dari desain furniture itu sendiri.

Bambu memiliki sifat mekanis yang hampir sama dengan kayu. Oleh karena itu proses pembengkokan atau pelurusan bambu perlu dibantu dengan alat pemanas yang dalam hal ini lebih sederhana dari kayu.

Pemanas diperlukan untuk 'melunakkan' batang bambu sehingga mudah dibentuk. Alat bantu (jigs) akan sangat berperan penting. Jika anda ingin meluruskan bambu cukup buat suatu rangka besi di dekat tungku pemanas sebagai penahan pada waktu meluruskan. Dan sebagai landasan batang bambu agar tidak mudah 'tergelincir' terdapat lekukan sesuai dengan lengkungan bambu.
Untuk membuat batang bambu melengkung, beberapa pe(ng)rajin menggunakan karet untuk menahan lengkungan atau menggunakan klem khusus dan menahan bambu yang 'hangat' selama beberapa jam hingga bentuk lengkungan yang diinginkan tidak berubah.

Burntmark
Cacat pengerjaan ini yang kurang diperhatikan oleh para pe(ng)rajin) bambu pada umumnya, bahkan pabrik besar produsen furniture bambu. Pada waktu proses pembengkokan batang bambu, bambu diletakkan/ditempelkan pada tungku melengkung yang panas. Kontak langsung dalam beberapa waktu ini membuat sisi bambu yang menempel pada tungku menjadi hangus dan meninggalkan noda hitam (burntmark) yang cukup sulit dihilangkan.

Salah satu cara yang mudah yaotu dengan mengamplasnya hingga hilang. Cara ini efektif untuk jenis batang yang penggunaannya hanya pada bagian daging bambu. Untuk jenis batang yang diperlukan estetika kulitnya cara ini kurang cocok.

2 comments:

  1. mau tanya gan ? bambu bisa gak dibengkokan hingga membentuk sudut 90 derajat ? kalau gak bisa, brapa sudut maksimal pembengkokan bambu ?

    ReplyDelete