Bagaimana Kecelakaan Kerja pada Mesin Terjadi?

Penyebab utama kecelakaan kerja antara lain adalah kurang berhati-hati, kesalahan dalam menilai resiko dan rasa letih pekerja. Hal lainnya yaitu kurangnya pemahaman terhadap cara kerja mesin, tidak ada petunjuk penggunaan mesin, perlengkapan pakaian yang kurang memadai, kondisi ruang kerja terlalu gelap atau sempit dan kondisi mesin kurang sempurna.

Faktor yang paling berperan adalah pendidikan terhadap operator mesin agar selalu meletakkan keselamatan kerja pada prioritas nomor satu. Untuk ini sebaiknya manajemen produksi senantiasa memberikan pelatihan atau briefing bersama untuk sekedar menyegarkan ingatan dan 'awareness' para operator mesin.


Hal-hal tersebut seharusnya bisa dihindari apabila kita melakukan persiapan-persiapan sebagai berikut:
- Biasakanlah selalu membaca petunjuk manual dari sebuah mesin sebelum menjalankan mesin tersebut, terutama mesin yang baru.
- Kenali setiap detail penting pada mesin misalnya titik-titik bahaya, tombol pengaman pemutus hubungan listrik dan sebagainya.
- Coba lakukan semacam 'test drive' namun dalam keadaan mesin mati. Sehingga anda akan bisa mengantisipasi beberapa hal yang mungkin kurang nyaman dan aman.
- Apabila menurut anda pekerjaan mesin tersebut harus dilakukan oleh dua orang, jangan pernah melakukannya sendiri. (no compromise)
- Jangan pernah memaksa diri anda menggunakan mesin ketika sedang dalam keadaan kurang sehat atau sakit.
- Apabila terasa letih dan capek, berhentilah menggunakan mesin dan istirahat secukupnya.
- Hanya gunakan mesin sesuai dengan fungsinya.
- Pikirkan setiap detail langkah penggunaan mesin. Anda harus memahami dengan baik setiap langkah pengerjaan mesin.

Perlengkapan pengaman pada mesin yang biasanya sudah termasuk pada waktu membeli mesin senantiasa harus dipasang. Operator mesin yang tidak mengenakan alat perlengkapan pengaman yang sesuai juga membuat resiko kecelakaan lebih besar. Alat-alat perlengkapan tersebut misalnya sarung tangan terutama di ruang sawmill, google atau kacamata pelindung dan earplug.

0 comments:

Post a Comment