Gunakan Martil yang Tepat

Suatu alat tangan paling fungsional di antara yang lain. Untuk menentukan titik sekrup, untuk memasukkan paku, mengencangkan sambungan, membuka sambungan, memukul pahat, dan sebagainya. Secara garis besar dan pada bagian utama kepala martil memang berfungsi untuk memukul, namun ada beberapa jenis yang mempunyai fungsi khusus. Mari kita lihat satu-persatu jenis martil tersebut.

Martil Bola
Berkepala besi, bagian depan berbentuk kotak biasa dan bagian belakang berbentuk bulat seperti bola. Fungsi utama martil ini untuk memasukkan paku, bagian belakang berfungsi untuk memasukkan kepala paku lebih ke dalam permukaan kayu pada konstruksi bangunan. Namun fungsi lain juga bisa sebagai pelurus batang baku yang bengkok.


Martil Ungkit

Bagian belakang martil berbentuk seperti kepala tuas (linggis) untuk membuka paku yang menancap di dalam kayu atau material lainnya. Biasanya konstruksi kepala martil terhadap gagangnya sangat kuat. Jangan pernah gunakan bagian kepala belakang ,martil jenis ini untuk 'memahat'!

Martil Drip

Ukuran kepala besinya lebih kecil dibanding martil yang telah disebutkan di atas, bagian belakangnya berbentuk agak runcing, diameter sekitar 2mm pada ujungnya. martil ini berfungsi sebagai drip, untuk memasukkan paku pada permukaan kayu dalam pengerjaan furniture.


Martil Kayu
Seluruh badan martil terbuat dari kayu keras dan kepala jauh lebih besar dari martil biasa. Paling baik digunakan untuk memukul pahat pada proses pembuatan konstruksi secara manual, atau memukul sambungan konstruksi sebelum 'pengepresan'. Hanya satu hal penting untuk diperhatikan pada martil ini yaitu jangan memukul pahat menggunakan bagian samping dari kepala martil kayu, pukulan menjadi tidak terfokus dan kepala martil akan cepat rusak karena tekanan hanya mengenai bagian samping serat kayu.


Martil Karet



Paling baik digunakan untuk membuka/menutup sambungan komponen yang telah difinishing. Martil ini juga berfungsi untuk mamasang perlengkapan furniture yang terbuat dari plastik atau karet sehingga tidak merusak perlengkapan tersebut.


Pemakaian martil yang aman:
1. Hanya gunakan kepala martil untuk memukul. Pabrik hanya mengeraskan bagian besi dari kepala martil pada bagian depan.
2. Jangan ayunkan martil terlalu tinggi, hanya akan membuat arah pukulan martil tidak terarah.
3. Hindari penggunaan martil untuk mengungkit (kecuali martil ungkit).
4. Basahi kepala martil dengan kain yang telah dibasahi dengan minyak untuk menjaga keawetan kepala martil besi.

0 comments:

Post a Comment